Sirine Bersejarah Kantor Wali Kota Palembang Akan Diaktifkan Kembali pada Malam Tahun Baru 2026
PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana mengaktifkan kembali sirine bersejarah yang berada di Kantor Wali Kota Palembang. Pengaktifan ini tidak hanya...
PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana mengaktifkan kembali sirine bersejarah yang berada di Kantor Wali Kota Palembang. Pengaktifan ini tidak hanya menandai kembalinya sebuah tradisi lama, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan sistem peringatan dini (Early Warning System) di era modern.
Sirine tersebut dijadwalkan mulai dibunyikan kembali pada Malam Tahun Baru, 31 Desember 2026. Keputusan ini disambut antusias karena sirine tersebut memiliki nilai historis tinggi dan telah menjadi bagian dari memori kolektif warga Palembang selama puluhan tahun.
Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, mengatakan bahwa pengaktifan kembali sirine merupakan upaya pemerintah kota untuk menghidupkan kembali simbol sejarah yang melekat pada bangunan Kantor Wali Kota Palembang. Gedung tersebut merupakan peninggalan masa kolonial Belanda yang dikenal sebagai Gedung Toren atau Menara Air.
“Sirine ini memang sudah ada sejak lama dan memiliki sejarah unik. Keberadaannya tidak bisa dipisahkan dari Kantor Wali Kota Palembang yang merupakan bangunan cagar budaya peninggalan Belanda,” ujar Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, Sabtu (13/12/2025).
Menurut Dewa, pada masa lalu sirine memiliki peran yang sangat vital dalam kehidupan masyarakat dan aparatur pemerintahan. Sirine digunakan sebagai penanda waktu istirahat dan pulang kerja bagi pegawai. Bahkan, pada bulan Ramadan, bunyi sirine difungsikan sebagai penanda waktu imsak dan berbuka puasa.
“Sirine ini menjadi simbol historis yang tidak terpisahkan dengan Kantor Wali Kota. Karena itu, kita akan aktifkan kembali agar nilai sejarahnya tetap hidup,” tegasnya.
Di era modern, fungsi sirine tersebut tidak hanya sebatas penanda waktu, tetapi akan diperluas sebagai bagian dari sistem peringatan dini bencana alam. Pemkot Palembang melihat potensi besar sirine ini untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai ancaman, khususnya bencana hidrometeorologi seperti banjir.



Leave a Reply