Sispamkota 2026 Buktikan Kesiapan Personel Polda Sumsel Hadapi Gangguan Kamtibmas⠀
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, menegaskan bahwa penggunaan kekuatan dalam tugas kepolisian harus selalu menjadi pilihan terakhir dan dilakukan secara terukur.
“Setiap personel harus memahami bahwa penggunaan kekuatan dilakukan secara proporsional, sesuai hukum, dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia. Latihan ini menjadi tolok ukur kesiapan kita di lapangan,” tegasnya.
Kegiatan ini juga mendukung implementasi program Presisi Polri yang menekankan kemampuan prediktif, responsibilitas, dan transparansi dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Dengan personel yang terlatih dan profesional, potensi konflik dapat diminimalkan serta stabilitas kamtibmas dapat terjaga secara optimal.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa Sispamkota merupakan bagian dari agenda berkelanjutan dalam membangun budaya kerja kepolisian yang modern dan humanis.
“Penguatan kompetensi operasional personel menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat. Polda Sumsel berkomitmen menghadirkan personel yang profesional, humanis, dan responsif,” ujar Kombes Pol Nandang.
Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa kegiatan peningkatan kemampuan personel akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari transformasi menuju Polri yang Presisi, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan gladi bersih, dilanjutkan apel yang dipimpin Wakapolda Sumsel, kemudian dilanjutkan dengan peragaan simulasi di lapangan.


