Sultan Muda Jelajah Wisata: OJK Dorong Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Sektor Jasa Keuangan
Selain itu, Ketua Tim Pemasaran Wilayah Malaysia, Indochina, dan Brunei Darussalam Kementerian Pariwisata, Riska Inki Fitria, menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan sektor keuangan menjadi faktor penting dalam mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Kegiatan ini juga sejalan dengan pelaksanaan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan, khususnya dalam mendukung pengembangan sektor unggulan daerah melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Inisiatif ini turut terintegrasi dengan visi Sumsel Wonderful 2030, yang mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak pembangunan ekonomi daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan, yang diakselerasi melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) yang berlokasi di Gedung Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.
SMSC hadir sebagai pusat edukasi, inkubasi, serta ruang kolaborasi bagi generasi muda dan pelaku usaha untuk mengembangkan potensi bisnis, termasuk di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan KBRI Kuala Lumpur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, pemerintah daerah, asosiasi pelaku industri pariwisata, serta lembaga jasa keuangan yang turut berperan dalam memperluas akses pembiayaan dan penguatan ekosistem usaha di sektor pariwisata.
Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara sektor pariwisata, pelaku usaha ekonomi kreatif, dan sektor jasa keuangan sehingga mampu memperluas peluang usaha, meningkatkan daya tarik destinasi wisata Sumatera Selatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.(YL)


