Target Belum Tercapai, Kekurangan Pos dan Armada Jadi Tantangan Damkar Palembang 2026
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palembang melakukan evaluasi kinerja tahun 2026 dengan menyoroti capaian, indeks kinerja, serta sejumlah kendala yang masih dihadapi di lapangan.
Kepala Dinas Damkar Kota Palembang, Kemas Haikal, mengungkapkan bahwa secara umum kinerja pelayanan sudah berjalan cukup baik, khususnya dalam hal waktu tanggap (response time) terhadap kejadian kebakaran.
“Target waktu tanggap utama kami adalah kurang dari 15 menit untuk sampai di lokasi kejadian.
Saat ini capaian tersebut sudah mencapai sekitar 95 persen, namun memang belum bisa menyentuh angka 100 persen,” ujarnya.
Menurut Haikal, masih adanya keterlambatan disebabkan oleh berbagai kendala di lapangan, terutama terkait akses menuju lokasi kejadian dan keterbatasan infrastruktur pendukung.
Salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah minimnya jumlah pos pemadam kebakaran.
Saat ini, Kota Palembang baru memiliki 8 pos yang tersebar di beberapa wilayah.
Padahal, berdasarkan kebutuhan manajemen kebakaran, idealnya terdapat sekitar 14 pos untuk menjangkau seluruh wilayah secara optimal.
“Penambahan pos sangat diperlukan agar jangkauan pelayanan lebih cepat dan merata, sehingga target respon time bisa tercapai secara maksimal,” jelasnya.
Selain itu, jumlah armada yang dimiliki Damkar Palembang juga dinilai belum ideal. Hingga saat ini, total kendaraan operasional yang tersedia sebanyak 37 unit yang tersebar di 8 pos.
“Dengan kondisi saat ini, jumlah kendaraan memang belum ideal. Ke depan, tentu akan kami sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” tambah Haikal.


