Turnamen Bola Voli Walikota Cup 2025 Resmi Dimulai, Ini Pesan Ratu Dewa
PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Walikota Cup Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Bola Voli Sekolah Harapan Kota...
PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Walikota Cup Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Bola Voli Sekolah Harapan Kota Palembang, Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan ini menjadi salah satu ajang olahraga bergengsi di lingkungan Pemerintah Kota Palembang yang diikuti puluhan tim dari berbagai instansi.
Turnamen Bola Voli Walikota Cup 2025 diikuti oleh 56 tim yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) se-Kota Palembang. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, menandakan tingginya semangat kebersamaan dan sportivitas di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat solidaritas antarpegawai di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui olahraga akan berdampak positif terhadap kinerja dan profesionalitas ASN.
“Kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk terus memperkokoh profesionalitas, meningkatkan kinerja, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ratu Dewa di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Ia juga mengapresiasi panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan turnamen ini dengan baik, sehingga dapat diikuti oleh puluhan tim dari berbagai instansi. Menurut Ratu Dewa, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa olahraga, khususnya bola voli, memiliki tempat tersendiri di hati ASN Palembang.
Lebih lanjut, Ratu Dewa memberikan apresiasi tinggi atas semangat berkompetisi para peserta yang tetap menjunjung nilai sportivitas. Ia menekankan bahwa dalam sebuah pertandingan, sikap dan proses jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengejar kemenangan.


