7.588 Petugas Sensus Dikukuhkan, Ratu Dewa Ajak Warga Palembang Berikan Data yang Jujur
Saifullah Yusuf juga berpesan kepada seluruh petugas sensus agar menjalankan tugas dengan penuh integritas dan empati.
“Jangan hanya mengejar target. Bekerjalah dengan hati, bekerjalah dengan penuh empati. Hadirkan data yang benar-benar sesuai kenyataan di lapangan agar pembangunan tepat sasaran,” pesannya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk menghadirkan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan nasional maupun daerah.
Amalia menjelaskan, seluruh data yang dihimpun melalui sensus akan menjadi fondasi dalam merancang berbagai program pemerintah, mulai dari penguatan sektor usaha, peningkatan investasi, hingga pemberdayaan UMKM agar lebih tepat sasaran.
“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi menjadi upaya bersama untuk memotret kondisi riil perekonomian Indonesia. Data yang dihasilkan akan menjadi rujukan utama dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta pemerintah kabupaten/kota, termasuk Kota Palembang, dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Menurut Amalia, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan sensus.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur.


