Hancur Terbelah Dua, Pria 64 Tahun Tewas Ditabrak Kereta Api di Kertapati Palembang

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Kecelakaan maut terjadi di kawasan perlintasan rel kereta api Jalan KM Said, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang, Rabu (1/10/2026) sekitar pukul 14.05 WIB.
Seorang pria bernama Nasrulpa (64), warga Jalan Pajajaran, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, tewas setelah tertabrak kereta api yang melintas di kawasan tersebut.
Peristiwa tragis itu diketahui setelah petugas keamanan PT Kereta Api Indonesia (KAI), Muhammad Rizki (27), melihat kerumunan warga di sekitar rel saat hendak menuju Pos Security 4R Dipo Keramasan.
Rizki kemudian menghampiri warga untuk memastikan apa yang terjadi. Setelah berada di lokasi, ia mendapati seorang pria telah menjadi korban kecelakaan kereta api.
“Peristiwa saya ketahui saat saya hendak menuju Pos Dipo. Saat melintas, saya melihat warga ramai dan langsung saya dekati,” ujar Rizki kepada petugas.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sekitar rel. Tubuh korban mengalami luka berat akibat tertabrak kereta api.
Rizki selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada atasannya untuk diteruskan kepada pihak kepolisian.
Kesaksian juga disampaikan Yudi Iskandar (52), warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Yudi mengaku awalnya hanya melihat sejumlah warga berkumpul di sekitar perlintasan rel.
“Warga ramai di lokasi, lalu saya mendekat. Setelah mendekat ternyata ada korban yang tertabrak kereta api,” kata Yudi.
Mendapat laporan kecelakaan tersebut, personel Polsek, piket Reskrim, piket SPKT, serta Tim Inafis Polrestabes Palembang langsung menuju lokasi kejadian.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban tertabrak kereta api.
“Setelah kita mendapatkan laporan, kita langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi,” ujar Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Eko Denny Saputra, didampingi Kanit SPK Ipda Tri Malam.
Setelah proses penanganan di lokasi selesai, bagian tubuh korban dievakuasi ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga menghubungi pihak keluarga untuk menyampaikan kabar mengenai musibah yang dialami Nasrulpa.
“Potongan tubuh korban dibawa ke RS Bhayangkara M Hasan untuk dilakukan otopsi. Sedangkan pihak keluarga korban langsung dihubungi terkait peristiwa musibah yang dialami korban,” pungkasnya.(DHO)








