Diduga Tertekan Masalah Keluarga, Pria di Plaju Palembang Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Diduga tertekan persoalan keluarga, seorang pria berinisial SG (33) ditemukan meninggal dunia setelah mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di rumahnya, kawasan Jalan Kapten Abdullah, Lorong Perguruan, Gang Persatuan, Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju, Palembang, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh anggota keluarga korban yang baru pulang dari makan malam di luar rumah.
Saat tiba di rumah, keluarga korban sempat mengetuk pintu. Namun, tidak ada jawaban dari dalam rumah.
Anak angkat korban berinisial MD kemudian mencoba membuka pintu rumah. Saat itu, pintu diketahui dalam kondisi tidak terkunci.
MD lalu masuk ke dalam rumah dan sontak terkejut setelah melihat SG sudah dalam kondisi tergantung di bagian kusen jendela depan rumah.
Melihat kejadian tersebut, MD kemudian meminta bantuan kepada temannya. Peristiwa itu juga segera diberitahukan kepada Ketua RT setempat sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Plaju AKP Sutioso melalui Kanit Reskrim Polsek Plaju Ipda Feby Julian Pratama membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, kami menerima laporan mengenai seorang pria yang ditemukan meninggal dunia setelah gantung diri di rumahnya,” ujar Feby, Jumat (2/10/2026) pagi.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Plaju bersama Unit Reskrim Polrestabes Palembang dan tim Inafis langsung mendatangi lokasi kejadian.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi korban, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
“Setelah menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari saksi-saksi. Korban kemudian dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Feby, didampingi Pamapta Polrestabes Palembang Ipda Rifki Syarif.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Untuk sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Setelah proses penanganan selesai, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.
Sementara itu, terkait motif korban mengakhiri hidup, polisi masih melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh dari keluarga maupun saksi.
Berdasarkan keterangan awal, SG diduga menghadapi persoalan keluarga sebelum ditemukan meninggal dunia.
Namun, polisi belum menyimpulkan secara keseluruhan penyebab korban melakukan tindakan tersebut karena proses pendalaman terhadap keterangan para saksi masih berlangsung.
“Untuk motif sementara, korban diduga mengalami persoalan keluarga. Namun, kami masih mendalami informasi yang ada dari para saksi,” tutup Feby.(DIT)








