JAKARTA, SRIWIJAYATERKINI.CO – Aktivitas Listyo Sigit Prabowo sehari sebelum diumumkan sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan. Saat itu, Listyo masih menjalankan tugasnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dengan turun langsung memantau program prioritas pemerintah.
Pada Senin (2/11/2026), Listyo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Cakung Timur, Jakarta. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan barang bersubsidi dapat diakses masyarakat dengan harga terjangkau.
Dalam sidak itu, Listyo memeriksa sejumlah fasilitas dan produk yang tersedia di koperasi, mulai dari gerai obat-obatan, beras, minyak goreng, hingga tabung LPG 3 kilogram bersubsidi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan Koperasi Merah Putih berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari warga.
Melalui keterangan resmi Kantor Staf Presiden (KSP), Listyo menjelaskan bahwa kunjungannya dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo, terutama mengenai ketersediaan obat dan barang subsidi di tingkat kelurahan.
“Hari ini saya sengaja memang melaksanakan inspeksi mendadak di KDKMP Cakung Timur. Untuk mengetahui langsung terkait dengan tindak lanjut dari perintah Bapak Presiden, khususnya ketersediaan obat dan juga barang-barang subsidi,” kata Listyo.
Periksa Gerai Obat hingga LPG Bersubsidi
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian Listyo dalam sidak Koperasi Merah Putih tersebut adalah gerai obat. Keberadaan gerai ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh obat-obatan dengan harga lebih terjangkau.
Obat-obatan yang tersedia di gerai tersebut dipasok oleh Kimia Farma dan mendapatkan pembinaan dari Apotek Farmasi Pertahanan yang berada di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN).
Program penyediaan obat di koperasi tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menginginkan akses kesehatan lebih merata, termasuk bagi masyarakat di wilayah pedesaan dan kelurahan.
Dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jakarta, 12 Juli 2026, Prabowo pernah menekankan pentingnya ketersediaan obat generik dengan harga terjangkau hingga ke tingkat desa.
“Obat generik yang dijual di Desa, bisa lebih murah daripada di kota,” kata Presiden Prabowo.
Selain memeriksa obat-obatan, Listyo turut melihat langsung persediaan beras, minyak goreng, serta LPG 3 kilogram. Ia juga berinteraksi dengan masyarakat untuk mengetahui manfaat keberadaan koperasi tersebut.






