Hilal Tak Terlihat di Palembang, Lebaran Iduladha Diperkirakan Jatuh pada 27 Mei 2026
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan (Kanwil Kemenag Sumsel) menggelar kegiatan Rukyatul Hilal untuk mendukung penetapan awal bulan Dzulhijjah 1447 H.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha selaku Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Taufiq, di Markaz Observasi Hilal Helipad Hotel Aryaduta Palembang, Minggu (17/05/2026) sore.
Berdasarkan data hisab yang dirilis oleh Tim Hisab Rukyat Kanwil Kemenag Sumsel pada sore hari pelaksanaan, posisi hilal di Kota Palembang dilaporkan sudah berada di atas ufuk dengan detail teknis sebagai berikut:
Matahari Terbenam: Pukul 17:57:39 WIB. Hilal Terbenam: Pukul 18:28:53 WIB.
Ketinggian Hilal: 6 derajat 6 menit 20 detik di atas Ufuk Mar’i.
Sudut Elongasi: 9,61 derajat. Azimut Matahari: 289 derajat 21 menit 30 detik dari Utara ke Timur. Azimut Bulan: 296 derajat 41 menit 4 detik dari Utara ke Timur.
Dalam keterangannya, Plh Kakanwil Kemenag Sumsel, Taufiq, didampingi pejabat teknis menjelaskan bahwa posisi hilal di Palembang secara teoretis (hisab) sudah melampaui kriteria minimal Imkanurrukyah yang disepakati oleh MABIMS (Menteri-Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
“Berdasarkan Kriteria MABIMS yang baru, hilal dinyatakan memenuhi syarat minimal jika ketinggiannya berada pada 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat. Mengacu pada data sore ini, ketinggian hilal kita sudah mencapai 6 derajat lebih dan elongasi 9,61 derajat. Oleh karena itu, secara matematis hilal di atas kertas sudah memenuhi syarat,” jelasnya.


