Pangdam II/Sriwijaya Tekankan Pencegahan dan Edukasi dalam Penanganan Karhutla

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Ujang Darwis, M.D.A., memberikan sambutan dalam Pembukaan Kegiatan Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tersebar TA 2026 yang berlangsung di Gedung Sudirman Makodam II/Swj, Kamis (27/8/2026).
Acara diawali dengan penayangan video evaluasi penanganan Karhutla, dilanjutkan sambutan Pangdam II/Swj, serta pembekalan dinamika perkembangan situasi (Bangsit) Karhutla di wilayah Sumatera Selatan oleh Danrem 044/Gapo.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) yang bertindak sebagai Tim Penyuluhan, di antaranya Brigjen TNI Asril Tanjung, Brigjen TNI Bayu Sudarmanto, M.Han., Brigjen TNI Edy Rochmatullah, S.H., Brigjen TNI Frans Surya Ginting, S.Sos., M.A.P., Brigjen TNI Bayu Ajiwidodo, S.H., M.I.P., dan Brigjen TNI Anjas Asmara, S.E., M.M., CGCAE., beserta jajaran Komandan Kodim (Dandim) se-wilayah Kodam II/Sriwijaya.
Dalam amanatnya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menekankan bahwa ancaman tahunan Karhutla di wilayah teritorial Kodam II/Sriwijaya membutuhkan strategi penanganan yang terukur, komprehensif, dan berkesinambungan. Beliau menggarisbawahi bahwa kunci efektivitas pemadaman Karhutla bukan terletak pada saat kobaran api sudah membesar, melainkan pada kejelian dan ketegasan dalam memutus mata rantai pembakaran melalui tindakan pencegahan dan edukasi persuasif sejak dari hulu. Oleh sebab itu, keberadaan Tim Penyuluh yang diisi oleh jajaran Pati dan Pamen lintas matra memiliki nilai positif yang amat strategis sebagai garda terdepan dalam menyalurkan pemahaman teknis, regulasi hukum, serta mitigasi bencana kepada para aparat kewilayahan.














