Sekda Sumsel Edward Candra Dorong Percepatan Digitalisasi Bansos, IKD Jadi Kunci

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mendorong percepatan digitalisasi perlindungan sosial sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketepatan dan kualitas pelayanan bantuan sosial kepada masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra memimpin rapat percepatan implementasi digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Tahun 2026 di Ruang Rapat Sekda Provinsi Sumsel, Selasa (22/9/2026).
Dalam rapat tersebut, pembahasan diarahkan pada penguatan koordinasi lintas sektor sekaligus memperluas keterlibatan agen Perlinsos. Agen tersebut nantinya berperan membantu masyarakat masuk ke dalam sistem digitalisasi perlindungan sosial secara sukarela.
Edward Candra mengatakan, keberhasilan penerapan digitalisasi Perlinsos sangat bergantung pada kesiapan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Karena itu, peran jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di seluruh wilayah Sumsel dinilai menjadi bagian penting dalam proses percepatan.
“Kunci utama dari percepatan ini adalah Identitas Kependudukan Digital (IKD). Peran Dinas Dukcapil, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sangat penting untuk mendukung hal ini,” ujar Edward Candra.
Menurutnya, penerapan digitalisasi perlindungan sosial membutuhkan dukungan bersama dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Pemprov Sumsel, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, instansi vertikal hingga pemerintahan desa diharapkan mengambil peran sesuai kewenangannya.
Kolaborasi tersebut diperlukan agar program nasional digitalisasi perlindungan sosial dapat berjalan lebih efektif sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan pelayanan publik.
Edward menjelaskan, digitalisasi bansos merupakan pemanfaatan teknologi digital dalam seluruh rangkaian proses perlindungan sosial. Sistem tersebut mencakup proses registrasi, verifikasi hingga mekanisme sanggah yang dilakukan secara terintegrasi.











