Basarnas Cari ABK Jukung yang Dilaporkan Tenggelam di Perairan Lalan Saat Kehabisan BBM

Tim pertama melakukan penyisiran permukaan air secara visual menggunakan perahu karet dan speed boat dengan luas area pencarian sekitar 6 kilometer persegi ke arah barat.
Sementara tim kedua melakukan pencarian ke arah tenggara dengan luas area sekitar 4 kilometer persegi.
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin, mengatakan, pencarian akan terus dilakukan secara optimal dengan mengerahkan seluruh unsur SAR yang terlibat serta menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Kami mengoptimalkan seluruh potensi SAR yang ada untuk melakukan pencarian terhadap korban. Tim dibagi menjadi beberapa sektor agar area pencarian dapat dijangkau secara maksimal. Kami juga mengimbau seluruh unsur dan masyarakat yang terlibat agar tetap mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan operasi,” ujar Raymond.
Ia menambahkan, kondisi perairan, jarak pandang, arus, serta faktor keselamatan personel menjadi perhatian dalam setiap pelaksanaan pencarian.
Basarnas mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di sungai maupun perairan agar selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan alat keselamatan yang sesuai, serta tidak memaksakan diri apabila kondisi cuaca dan perairan tidak memungkinkan.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam kondisi kecelakaan, bencana, maupun kondisi membahayakan manusia dapat menghubungi Emergency Call Basarnas 115. Layanan tersebut merupakan akses cepat untuk mendapatkan bantuan dari Basarnas.














