Bertahun-tahun Andalkan Air Hujan, Warga Air Sugihan OKI Segera Nikmati SPAM Rp80 Miliar

Program ini juga sejalan dengan agenda pembangunan OKI Maju Bersama 2030, yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan dan penguatan pelayanan publik.
Dengan kapasitas 30 liter per detik, SPAM tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan air bersih sesuai sasaran penerima manfaat yang telah ditetapkan.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, termasuk warga yang tinggal jauh dari pusat perkotaan.
Menurutnya, pemerataan pembangunan perlu memastikan masyarakat di kawasan pesisir dan daerah yang sulit dijangkau memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses infrastruktur dasar.
“Pemerataan pembangunan tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan. Masyarakat di kawasan pesisir juga harus mendapatkan akses terhadap infrastruktur dasar yang memadai,” ujar Herman Deru.
Ia juga meminta dukungan DPR RI untuk mendorong percepatan dan realisasi program penyediaan air bersih di Air Sugihan. Dukungan tersebut diharapkan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat sehingga kebutuhan infrastruktur masyarakat dapat segera ditangani.
Herman Deru menilai, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran atau kapasitas fasilitas yang dibangun. Hal terpenting adalah sejauh mana infrastruktur tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pembangunan SPAM Air Sugihan pun diharapkan menjadi langkah penting dalam mengurangi keterbatasan akses air bersih di Kabupaten OKI. Jika terealisasi sesuai sasaran, proyek ini dapat membantu ribuan keluarga memperoleh pelayanan air bersih yang lebih memadai dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.(NIS)






