Datangi SMK Negeri Sumsel, Wakapolda Ingatkan Bahaya Narkoba, Judi Online dan Jeratan Pinjol

Wakapolda mengingatkan siswa agar tidak sembarangan menggunakan layanan pinjaman online, terlebih jika tidak memahami ketentuan, kewajiban pembayaran, serta konsekuensi yang dapat timbul.
Pencegahan penyalahgunaan narkoba, judi online, dan pinjol di kalangan pelajar membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Wakapolda mengajak guru dan orang tua meningkatkan pengawasan terhadap perubahan perilaku anak. Komunikasi yang terbuka antara keluarga dan sekolah dinilai penting untuk mengetahui lebih awal apabila seorang pelajar mulai terpengaruh lingkungan negatif.
Para siswa juga diminta tidak takut melapor apabila mengetahui atau mengalami indikasi penyalahgunaan narkoba maupun gangguan keamanan lainnya.
Laporan dapat disampaikan kepada guru, orang tua, atau langsung kepada kepolisian. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk menyampaikan pengaduan maupun meminta bantuan kepolisian.
Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel, di antaranya Karolog, Dirbinmas, Dirsamapta, perwakilan Dirres PPA/PPO, Kabidkeu, dan Kasetum.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Plh Kepala Sekolah SMK Negeri Sumsel, jajaran wakil kepala sekolah, dewan guru, serta para siswa.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan pentingnya edukasi dan komunikasi antara kepolisian, sekolah, serta keluarga dalam melindungi generasi muda.
Menurutnya, pemahaman mengenai bahaya narkoba, judi online, dan berbagai bentuk kejahatan perlu diberikan sejak dini agar pelajar mampu mengenali risiko serta mengambil keputusan yang tepat.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polda Sumsel terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan kondusif.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar, tetapi juga membentuk generasi muda Sumatera Selatan yang produktif, berkarakter, dan mampu menjaga diri dari ancaman narkoba, perjudian online, serta jeratan pinjaman online berisiko.(DHO)







