Ditabrak Speedboat Saat Pulang ke Sawah, Arman Tenggelam di Sungai Musi, SAR Lakukan Pencarian

Akibat benturan tersebut, korban terpental dan jatuh ke Sungai Musi hingga kemudian tenggelam.
Dalam pencarian hari kedua ini, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud, Damkar, PMPB, PMI, serta masyarakat melaksanakan penyisiran di atas permukaan air secara visual dengan luas area pencarian sekitar 5 KM2.
Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat. Apabila kondisi memungkinkan dan berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, tim juga akan melakukan penyelaman di titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam.
Raymond mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di sungai agar selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan alat keselamatan yang sesuai, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lalu lintas perahu dan kapal, khususnya saat beraktivitas pada malam hari.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan. Gunakan alat keselamatan seperti pelampung, hindari beraktivitas di sungai dalam kondisi cuaca atau visibilitas yang tidak mendukung, dan selalu memperhatikan kondisi serta lalu lintas perairan di sekitar,” imbaunya.
Basarnas mengingatkan masyarakat bahwa dalam kondisi darurat atau membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan, masyarakat dapat menghubungi Emergency Call Basarnas di nomor 115.
Layanan ini dapat digunakan untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan pertolongan SAR.
Operasi SAR akan terus dilaksanakan dan dievaluasi sesuai perkembangan hasil pencarian di lapangan.














