Dorong Kesejahteraan Petani, LP3 Launching Gerakan Tumpang Sari Jagung di Banyuasin
BANYUASIN, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Lembaga Perlindungan & Pemberdayaan Perkebunan (LP3) secara resmi meluncurkan Gerakan Tumpang Sari Jagung pada kawasan perkebunan kelapa di Kabupaten Banyuasin.
Kegiatan launching yang berlangsung di Desa Muara Sungsang ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani perkebunan.
Peluncuran program tersebut menandai komitmen LP3 dalam menghadirkan inovasi pertanian berbasis produktivitas lahan melalui sistem tumpang sari, yakni penanaman jagung di sela tanaman kelapa yang dinilai memiliki potensi ekonomi tinggi tanpa mengganggu tanaman utama.
Direktur Lembaga Perlindungan & Pemberdayaan Perkebunan (LP3), Muhammad Asri, SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa konsep tumpang sari jagung merupakan solusi nyata bagi pengembangan perkebunan kelapa di Banyuasin.
Menurutnya, banyak lahan perkebunan kelapa yang belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga sistem tumpang sari hadir sebagai inovasi untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi petani.
“Tumpang sari jagung sangat potensial diterapkan di perkebunan kelapa Banyuasin. Selain meningkatkan produktivitas lahan, program ini menjadi langkah konkret dalam menambah pendapatan dan memperkuat ekonomi petani,” ujar Muhammad Asri.
Kegiatan launching ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Sumatera Selatan, M. Syarif Hidayatullah Askolani Putra, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan program tersebut.
Ia menilai sinergi antara lembaga, pemerintah, dan legislatif menjadi kunci keberhasilan program pertanian berbasis masyarakat.


