Gubernur Herman Deru Perkuat Kemitraan Sumsel–Australia, Dorong Pengembangan Sanitasi dan Ekspor Kopi
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr H Herman Deru, menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, di ruang rapat Gubernur Sumsel, Rabu (8/4/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kemitraan antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan Australia, khususnya pada proyek sanitasi serta pengembangan ekonomi komoditas kopi.
Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan bahwa kunjungan Dubes Australia memiliki arti penting bagi Sumsel sebagai provinsi dengan potensi sumber daya alam yang besar.
“Sumsel merupakan provinsi yang luas dengan 17 kabupaten/kota. Kami memiliki areal persawahan seluas 537 ribu hektare, perkebunan kelapa sawit 1,4 juta hektare, serta karet yang mencapai 30 persen dari total produksi nasional. Untuk kopi, Sumsel berada di peringkat ketiga dunia dengan varietas arabika, liberika, dan robusta,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan keberagaman budaya di Sumsel yang terdiri dari sembilan suku besar dan 17 bahasa, serta menegaskan bahwa Sumsel merupakan daerah yang aman untuk investasi karena minim konflik.
Menurut Herman Deru, berbagai komoditas unggulan tersebut masih memiliki peluang besar untuk ditingkatkan nilai tambahnya, termasuk kopi yang saat ini masih diekspor dalam bentuk mentah.
Selain itu, Sumsel juga dikenal sebagai salah satu penghasil batu bara terbesar di Indonesia, berada di posisi kedua setelah Kalimantan.
Terkait infrastruktur sanitasi, Herman Deru mengapresiasi pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang didukung pemerintah Australia di kawasan Sungai Selayur.


