Duka Laka Bus ALS, Jenazah Korban Asal Tegal Dikawal Polda Sumsel hingga ke Keluarga
“ Kami turut berduka cita atas meninggalnya Almarhum Muhamad Tahrul Hubaidi. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan menghadapi musibah ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pada Sabtu dini hari, 9 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB, jenazah diberangkatkan menuju Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sesuai permintaan pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa pengawalan dan pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan Polri kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga korban yang tengah mengalami musibah.
“Polda Sumsel bersama jajaran berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada keluarga korban, mulai dari penanganan medis, proses administrasi hingga pengawalan pemulangan jenazah ke daerah asal. Ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab kemanusiaan kami agar seluruh proses berjalan aman, lancar, dan memberikan ketenangan bagi keluarga,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengawalan estafet lintas wilayah sehingga proses pemulangan jenazah dapat berjalan tertib dan kondusif.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas serta sinergi seluruh pihak dalam memberikan respons cepat terhadap penanganan korban kecelakaan.
Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, namun juga memastikan hadirnya pelayanan humanis di tengah masyarakat yang sedang menghadapi duka.


