Feby Herman Deru Dinominasikan Padma Mitra Award 2026, Fokus Angkat Budaya dan Ekonomi Sumsel

Selain wastra dan kerajinan, Feby juga menaruh perhatian terhadap potensi ekonomi yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan.
Ia mendorong agar setiap daerah mampu mengoptimalkan komoditas unggulannya, khususnya hasil rempah-rempah, sehingga memiliki peluang untuk menembus pasar internasional.
“Mengangkat potensi 17 kabupaten/kota agar bisa mengekspor hasil rempah yang dimiliki masing-masing wilayah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Forum CSR Sumsel, Hadi Prayogo, menjelaskan bahwa Padma Mitra Award 2026 merupakan ajang penghargaan bagi pihak-pihak yang memiliki kontribusi dalam bidang kesejahteraan sosial, kemanusiaan, dan pelestarian budaya.
Menurut Hadi, kandidat penerima penghargaan tidak terbatas pada unsur pemerintahan. Perusahaan maupun perseorangan juga berpeluang masuk dalam nominasi selama memiliki kontribusi di bidang tersebut.
“Kandidatnya bisa pemerintah daerah, perusahaan atau perseorangan. Tokoh penggerak kesejahteraan sosial dan kemanusiaan serta pelestarian budaya,” jelas Hadi.
Nominasi Feby Herman Deru dalam Padma Mitra Award 2026 sekaligus menyoroti pentingnya kolaborasi dalam mengembangkan potensi daerah. Kegiatan sosial, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan bidang yang dapat saling mendukung.
Pengembangan wastra dan kerajinan khas Sumatera Selatan diharapkan mampu meningkatkan nilai produk lokal. Sementara itu, penguatan potensi rempah dari 17 kabupaten/kota diharapkan membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk ekspor.
Dengan demikian, kekayaan budaya dan sumber daya daerah tidak hanya menjadi identitas Sumatera Selatan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(YL)






