OJK Cabut Izin BPR Agritrans Batumarta di OKU, LPS Siapkan Proses Likuidasi

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Agritrans Batumarta yang beroperasi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Selasa (3/11/2026).
Keputusan tersebut diambil setelah upaya penyehatan bank, terutama dalam memperbaiki kondisi permodalan, tidak membuahkan hasil yang signifikan. Selanjutnya, proses penanganan bank tersebut akan dilakukan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui mekanisme likuidasi.
Pencabutan izin usaha itu ditetapkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-79/D.03/2026 tertanggal 3 November 2026.
BPR Agritrans Batumarta diketahui beralamat di Jalan A. Yani Nomor 101A Air Karang, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan.
Sebelum izin usahanya dicabut, OJK telah menempatkan BPR Agritrans Batumarta dalam status pengawasan Bank Perekonomian Rakyat Dalam Penyehatan (BDP) sejak 28 November 2025.
Penetapan tersebut dilakukan menyusul kondisi permodalan bank yang belum memenuhi ketentuan. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) tercatat berada di bawah ambang batas 12 persen.
Dalam masa pengawasan tersebut, pihak bank sebenarnya telah menyusun rencana tindak penyehatan. Namun, langkah yang dilakukan belum mampu menyelesaikan persoalan mendasar, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan modal.
Kondisi tersebut kemudian membuat OJK meningkatkan status pengawasan menjadi Bank Perekonomian Rakyat Dalam Resolusi (BDR) pada 16 Oktober 2026.
OJK sebelumnya telah memberikan kesempatan kepada pengurus dan pemegang saham untuk melakukan langkah penyehatan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, upaya tersebut tidak berhasil memulihkan kondisi bank.
Perkembangan berikutnya, Lembaga Penjamin Simpanan menetapkan mekanisme penanganan BPR Agritrans Batumarta melalui likuidasi.
Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner LPS Nomor 145/ADK3/2026 tanggal 23 Oktober 2026.







