Feby Herman Deru Resmikan TAMASYA di Sumsel, Ini Manfaatnya bagi Anak

Penguatan penyelenggaraan Taman Asuh Sayang Anak di Sumsel diharapkan memberikan dampak positif bagi terciptanya lingkungan pengasuhan yang aman dan nyaman.
Salah satu manfaat yang diharapkan dari program TAMASYA adalah meningkatnya pemahaman orang tua dan pengasuh tentang pola pengasuhan yang responsif terhadap kebutuhan anak. Pendekatan ini menempatkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan terhadap proses tumbuh kembang sebagai bagian penting dalam pengasuhan.
Selain itu, program ini diharapkan mendorong keluarga dan masyarakat untuk lebih memahami pentingnya menciptakan suasana yang mendukung perkembangan anak. Lingkungan pengasuhan yang baik menjadi salah satu fondasi dalam membangun kesehatan, kecerdasan, serta karakter positif sejak dini.
Penguatan TAMASYA juga sejalan dengan upaya menyiapkan sumber daya manusia berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Anak-anak yang mendapatkan dukungan pengasuhan secara optimal diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
Pelaksanaan TAMASYA membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga, pengasuh, masyarakat, hingga instansi pemerintah terkait. Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya meningkatkan kualitas pengasuhan anak dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kegiatan penguatan penyelenggaraan TAMASYA di Kantor Perwakilan BKKBN Sumsel turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumsel, Desy Kasnayati Edward, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumsel, Zaky Aslam.
Melalui penguatan program TAMASYA, diharapkan kesadaran mengenai pentingnya pengasuhan anak berkualitas semakin meningkat di Sumatera Selatan. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung anak tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, serta berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.(YL)





