Gubernur Herman Deru Hadiri Takziah 40 Hari Wafatnya Kemas H Abdul Halim Ali
Herman Deru juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama hidup almarhum terdapat kesalahan atau hal-hal yang belum terselesaikan.
“Atas kehadiran dan doa kebersamaan ini, kami atas nama keluarga besar mengucapkan terima kasih. Apabila ada salah khilaf dan hal-hal yang belum terselesaikan mohon dimaafkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa momentum takziah dan haul bukan hanya menjadi sarana untuk mengenang sosok yang telah berpulang, tetapi juga menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk mengambil pelajaran dari perjalanan hidup Almarhum Kemas H Abdul Halim Ali.
Menurutnya, doa bersama yang dilaksanakan diharapkan menjadi ikhtiar agar amal ibadah, kebaikan, serta pengabdian Almarhum Kemas H. Abdul Halim Ali dan Almarhumah Nyimas Hj. Aminah semasa hidupnya diterima oleh Allah SWT, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.
“Melalui kegiatan doa bersama ini, marilah kita memanjatkan doa terbaik agar almarhum dan almarhumah mendapatkan rahmat, maghfirah, dan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” katanya.
Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan dapat tetap tabah serta mampu melanjutkan nilai-nilai keteladanan dan pengabdian yang telah diwariskan oleh keduanya.
“Keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan meneruskan kebermanfaatan beliau kepada masyarakat. Mudah-mudahan kebaikan beliau selama masa hidupnya tetap mengalir,” ujarnya.
Dalam rangkaian acara tersebut, Habib Rizieq Shihab dan Ustadz Abdul Somad juga menyampaikan tausiyah untuk mengenang sosok Almarhum Kemas H. Abdul Halim Ali.


