Hari Anak Nasional 2026, Kemenag Sumsel Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Digitalisasi Madrasah
Tidak hanya berfokus pada aspek perlindungan, Kemenag Sumsel juga terus memperluas akses pendidikan yang setara melalui penyediaan fasilitas yang ramah bagi peserta didik penyandang disabilitas.
Berbagai sarana pendukung seperti jalur akses (ramp), fasilitas sanitasi khusus, hingga metode pembelajaran yang adaptif terus dikembangkan agar seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang sama.
Di sisi lain, revitalisasi serta pembangunan gedung madrasah juga dilakukan secara bertahap guna menghadirkan ruang belajar yang lebih representatif, sehat, dan nyaman bagi peserta didik.
Transformasi pendidikan juga diarahkan pada peningkatan mutu pembelajaran berbasis teknologi melalui pengembangan program Digital Madrasah. Fasilitas laboratorium komputer, papan interaktif, hingga perpustakaan digital terus diperkuat untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih modern.
Meski demikian, pemanfaatan teknologi tetap diimbangi dengan pembinaan karakter melalui penguatan akhlakul karimah serta penanaman nilai-nilai moderasi beragama sejak usia dini.
Syafitri menegaskan, seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam membangun generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, dan terlindungi.
“Seluruh capaian dan aksi nyata ini bermuara pada satu semangat utama, yaitu Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan,” pungkasnya.(YL)


