Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Perkuat Soliditas Internal dan Ketahanan Sosial Melalui Anjangsana
Selain itu, tim kesehatan dari Biddokkes Polda Sumsel turut melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemantauan terhadap personel yang sedang menjalani perawatan maupun yang mengalami sakit menahun. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memastikan setiap anggota Polri dan keluarganya mendapatkan perhatian yang layak.
Kegiatan anjangsana ini sejalan dengan implementasi program Presisi Polri yang menempatkan nilai kemanusiaan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, Polri tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai solidaritas, kepedulian sosial, dan penghormatan terhadap jasa para pendahulu.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan nasional, penguatan ketahanan sosial menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Soliditas internal yang terjaga dengan baik akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik, profesionalisme personel, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Karo Rena Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Budi Suryanto, M.Si., yang mewakili unsur pimpinan Polda Sumsel, menegaskan bahwa kegiatan anjangsana merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan keluarga besar Polri kepada bangsa dan negara.
“Kami ingin memastikan bahwa para purnawirawan, warakawuri, maupun personel yang sedang sakit tetap merasakan kehadiran dan perhatian institusi. Pengabdian mereka adalah bagian penting dari sejarah dan kekuatan Polri hingga saat ini. Kepedulian ini sekaligus menjadi energi moral bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Karo Rena Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Budi Suryanto, M.Si.


