Kabid Humas Polda Sumsel: Humas Harus Menjadi Garda Terdepan Mengawal Informasi Publik
“Humas Polri memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan publik dibangun melalui komunikasi yang terbuka, profesional, konsisten, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan berbagai program strategis pemerintah, termasuk Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, sangat membutuhkan dukungan komunikasi publik yang efektif. Informasi yang tersampaikan dengan baik akan meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat legitimasi berbagai program pembangunan nasional.
“Rencana Kerja Humas Polda Sumsel harus berjalan beriringan dengan target pembangunan nasional dan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Humas harus mampu menjadi penghubung yang efektif antara kebijakan pemerintah, institusi Polri, dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam Rakernis tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel memberikan empat penekanan utama kepada seluruh peserta. Pertama, optimalisasi komunikasi publik berbasis data, fakta, dan verifikasi yang kuat. Kedua, penguatan kemampuan manajemen krisis media yang cepat, tepat, dan profesional.
Ketiga, peningkatan sinergi dengan media massa, pemerintah daerah, TNI, akademisi, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Keempat, implementasi nilai-nilai Polri Presisi dalam setiap aktivitas komunikasi publik.
Menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, juga mengingatkan seluruh personel humas untuk mampu beradaptasi dengan transformasi digital, termasuk perkembangan Artificial Intelligence (AI), media sosial, dan berbagai platform komunikasi modern yang kini menjadi ruang utama pertukaran informasi masyarakat.


