Kapolri Temui Driver Online di Kedai ADO Presisi Palembang, Herman Deru: Ojol Bantu Pemerintah
Sementara itu, Ketua DPD ADO Sumatera Selatan M. Asrul Indrawan mengungkapkan bahwa kedatangan Kapolri ke Palembang merupakan bentuk perhatian langsung terhadap para pengemudi ojek online.
Ia menjelaskan, dua pekan sebelumnya Kapolda Sumatera Selatan memanggil pihaknya dan menyampaikan rencana kunjungan Kapolri yang ingin berdialog langsung dengan para driver ojol.
“Pak Kapolri memang ingin berdialog dengan ojol. Ini bukan hanya untuk Sumatera Selatan, tapi juga menjadi perhatian secara nasional,” kata Asrul.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri juga melihat langsung keberadaan Kedai ADO yang kemudian dikembangkan menjadi Kedai ADO Presisi dengan dukungan dari Polda Sumatera Selatan.
Menurut Asrul, fasilitas tersebut diperuntukkan bagi para driver agar bisa mendapatkan makanan dan minuman dengan harga terjangkau.
“Alhamdulillah, kedai ini dirombak total dan dibangun kembali. Kawan-kawan ojol bisa makan, ngopi, dan beristirahat di sini dengan harga yang murah,” ujarnya.
Selain itu, dalam dialog dengan Kapolri, ADO Sumsel juga menyampaikan sejumlah aspirasi penting, salah satunya terkait legalitas driver ojol yang hingga kini dinilai belum sepenuhnya jelas.
Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong agar sistem tarif di berbagai aplikasi dapat lebih adil dan merata bagi para driver.
ADO Sumsel juga tengah menyiapkan program keamanan bagi para driver yang bekerja di jalan, salah satunya melalui sistem panic button yang memungkinkan pengemudi meminta bantuan polisi saat terjadi kecelakaan atau tindak kejahatan.


