Proses evakuasi KMP Batumandi berlangsung di tengah upaya penanganan kebakaran di perairan Selat Sunda. Basarnas, ASDP Indonesia Ferry, dan masyarakat turut terlibat dalam upaya penyelamatan.
Sejumlah video yang beredar memperlihatkan asap hitam tebal membubung dari kapal yang berada di laut. Rekaman lainnya menunjukkan sejumlah penumpang mengenakan pelampung berwarna kuning saat tiba di dermaga setelah diselamatkan menggunakan kapal nelayan.
Evakuasi menjadi prioritas utama untuk memastikan penumpang dan awak kapal memperoleh pertolongan. Meski demikian, jumlah pasti orang yang telah berhasil dievakuasi serta kondisi seluruh penumpang dan awak kapal masih memerlukan konfirmasi resmi lebih lanjut.
ASDP Indonesia Ferry menyatakan penyebab kebakaran KMP Batumandi belum dapat dipastikan. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan setelah proses evakuasi selesai.
“Belum diketahui pasti penyebab insiden kebakaran tersebut. Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama ASDP,” jelas Windy Andale.
Hingga berita ini disusun, fokus penanganan masih pada proses penyelamatan penumpang dan awak kapal. Informasi mengenai korban, tingkat kerusakan kapal, serta penyebab kebakaran masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.
Peristiwa KMP Batumandi terbakar di Merak ini menjadi perhatian dalam layanan transportasi penyeberangan di Selat Sunda. Perkembangan penanganan insiden tersebut masih menunggu informasi lanjutan dari Basarnas dan ASDP Indonesia Ferry.(DHO)








