Lindungi Permukiman Warga, Ops Aman Nusa Polda Sumsel Kendalikan Karhutla di Indralaya Utara

Kondisi lahan yang relatif kering menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla. Terlebih, lokasi kejadian berada tidak jauh dari jalur transportasi utama dan kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan jajaran Polda Sumsel terus mengedepankan langkah cepat dan terukur dalam menangani karhutla, terutama apabila titik kebakaran berada dekat dengan akses publik dan permukiman.
“Personel di lapangan terus melakukan pemadaman, penyekatan, dan pembasahan untuk memastikan api tidak meluas. Prioritas kami adalah mencegah api menjalar ke arah jalan dan permukiman serta memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman,” ujar Nandang.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak berhenti setelah kobaran api terlihat padam. Petugas juga perlu memastikan titik-titik yang masih mengeluarkan asap telah mendapatkan pembasahan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara.
“Setiap titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali terus dipantau dan dilakukan pembasahan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi lahan yang kering,” katanya.
Hingga Senin malam, personel Operasi Aman Nusa II Polda Sumsel masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses pemadaman, penyisiran, dan pembasahan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kobaran api tidak kembali membesar maupun meluas ke arah Jalan Bypass Indralaya dan permukiman warga.
Penanganan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mengantisipasi dampak karhutla terhadap keselamatan masyarakat serta menjaga akses publik tetap aman dari ancaman kebakaran lahan.(DHO)














