Mabes Polri Turun Tangan Pantau Karhutla, Kapolda Sumsel Diminta Perkuat Pengawasan Titik Rawan

Menurut Nandang, Kapolda Sumsel menginginkan agar setiap instruksi dari pimpinan Mabes Polri benar-benar diterjemahkan menjadi tindakan konkret di lapangan, bukan sekadar menjadi arahan dalam pertemuan.
“Seluruh arahan pimpinan Mabes Polri ini menjadi perhatian serius kami dan akan segera ditindaklanjuti secara konkret oleh seluruh satuan kerja Polda Sumsel maupun Polres jajaran sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Nandang.
Ia mengatakan, kesiapsiagaan dalam menghadapi karhutla tidak hanya berkaitan dengan keberadaan personel, tetapi juga menyangkut efektivitas pengawasan wilayah, kesiapan peralatan, serta kemampuan jajaran dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.
Karena itu, koordinasi lintas sektor dan pemantauan kawasan yang berpotensi terjadi kebakaran perlu terus ditingkatkan. Kecepatan informasi dari lapangan juga menjadi faktor penting dalam mendukung langkah pencegahan dan penanganan karhutla di Sumatera Selatan.
Polda Sumsel memastikan Kapolda bersama pejabat utama dan seluruh Kapolres jajaran akan mengawal pelaksanaan arahan tersebut agar berjalan secara terukur, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Melalui penguatan pengawasan titik rawan dan kesiapan personel, upaya pencegahan karhutla di Sumatera Selatan diharapkan semakin optimal. Polda Sumsel pun menegaskan komitmennya untuk menjaga lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.(DHO)







