Masjid Hebat, Umat Kuat, Ratu Dewa Dorong Transformasi Pengelolaan Masjid di Palembang
“Efisiensi ini bisa dialihkan untuk kesejahteraan petugas dan kegiatan sosial. Ini bukti bahwa masjid juga bisa dikelola secara modern dan mandiri,” jelasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya penataan lingkungan masjid agar lebih rapi, bersih, dan nyaman, sehingga mampu mendukung aktivitas ibadah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Atas nama Pemkot Palembang, Ratu Dewa juga menyampaikan apresiasi kepada Harian Umum Palembang Ekspres sebagai penyelenggara yang konsisten menghadirkan ajang Masjid Teladan.
Ia menilai kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk memotivasi pengurus masjid agar lebih profesional, inovatif, dan berdaya guna.
Penilaian Masjid Teladan sendiri telah berlangsung sejak 10 Maret hingga 6 April 2026 dengan tiga indikator utama, yakni aspek idarah (manajemen), imarah (kemakmuran), dan riayah (pemeliharaan).
“Melalui ajang ini, kita ingin melahirkan masjid-masjid yang unggul secara menyeluruh, baik dari sisi pengelolaan, kegiatan, maupun fasilitas,” ujar Dewa.
Terkait penghargaan yang diterimanya sebagai Tokoh Sahabat Masjid, Dewa menyebut penghargaan itu sebagai amanah untuk terus memperkuat peran masjid di tengah masyarakat.
Sementara itu, Panitia Pelaksana, Muhammad Iqbal, mengungkapkan, ajang ini merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi para pengurus masjid di Palembang yang jumlahnya mencapai lebih dari 2.200 masjid.
“Pengurus masjid adalah pejuang di balik layar. Mereka bekerja tanpa pamrih demi kenyamanan ibadah umat. Ajang ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi tersebut,” ujarnya.


