Mentoring Spesialis Perkuat Kompetensi FPKTP Tangani Kasus Dyspepsia
“Pendekatan yang dibangun dalam kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan klinis tenaga medis di FPKTP sehingga keputusan penanganan menjadi lebih tepat. Dengan pemanfaatan USG yang sesuai indikasi, kasus dapat dipetakan lebih baik dan pasien yang masih dapat ditangani di tingkat pertama tidak perlu langsung dirujuk,” ungkapnya dalam sesi mentoring.
Selain memahami kapan pemeriksaan USG diperlukan, peserta juga mendapatkan pembahasan mengenai interpretasi hasil pemeriksaan dan kaitannya dengan penatalaksanaan pasien Dyspepsia.
“Harapannya transfer pengetahuan dari dokter spesialis kepada tenaga medis di FPKTP dapat memperkuat kepercayaan diri tenaga medis dalam mengambil keputusan klinis berbasis indikasi medis,” ungkap Edy Surlis, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang.
Dari sisi pelayanan publik, penguatan kompetensi ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Peserta dapat memperoleh layanan yang lebih cepat dan tepat di FPKTP, tanpa harus menempuh proses rujukan apabila kondisi masih dapat ditangani di FPKTP.
Kegiatan mentoring spesialis menjadi salah satu langkah penguatan mutu layanan yang berfokus pada peningkatan kapasitas tenaga medis.
Dengan diagnosa yang semakin akurat dan penanganan yang lebih optimal di FPKTP, kualitas layanan kesehatan bagi peserta JKN diharapkan terus meningkat sekaligus mendukung pelayanan yang efektif dan berkesinambungan.(YL)


