Palembang Tuan Rumah FESyar Sumatera, Perkuat Digitalisasi UMKM dan Ekonomi Halal
“Yang tidak kalah penting, ini menjadi kesempatan besar bagi UMKM Palembang untuk memperluas jaringan usaha dan meningkatkan daya saing,” ujar Isnaini.
Ia menegaskan bahwa tema transformasi digital yang diangkat dalam FESyar tahun ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Palembang dalam mendorong digitalisasi ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM dan industri halal.
Pemkot Palembang bersama Bank Indonesia terus memperkuat sinergi melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di berbagai sektor, mulai dari pasar tradisional, pusat kuliner, hingga sentra kerajinan dan usaha mikro.
“Transformasi digital menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi syariah yang berkelanjutan. Karena itu, kami terus mendorong pelaku UMKM agar tidak hanya unggul dari sisi kualitas dan kehalalan produk, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi digital dalam sistem pembayaran, pemasaran, hingga pengelolaan usahanya,” Isnaini menyatakan.
Selain menjadi ajang promosi dan transaksi bisnis, FESyar juga diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah, termasuk penerapan halal lifestyle serta pemanfaatan berbagai instrumen keuangan syariah yang kini semakin berkembang.
Melalui penyelenggaraan FESyar Regional Sumatera 2026, Pemerintah Kota Palembang optimistis ekosistem ekonomi syariah di daerah akan semakin kuat, inklusif, dan berdaya saing, sehingga mampu menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.


