Polda Sumsel dan BNNP Gerebek 3 Lokasi di Boom Baru, Ini Barang Bukti yang Disita

Pipet pirek.
Sejumlah telepon seluler.
Barang-barang tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses penanganan untuk mendalami dugaan aktivitas narkotika di tiga lokasi yang diperiksa.
Penyitaan barang bukti tersebut juga menjadi salah satu materi pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas. Namun, keterkaitan setiap barang dengan dugaan tindak pidana tetap harus ditentukan melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan hukum.
Setelah pemeriksaan awal, kedelapan orang yang diamankan diserahkan kepada BNNP Sumsel untuk menjalani asesmen.
Asesmen dilakukan guna menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Kemungkinan rehabilitasi maupun langkah lainnya bergantung pada hasil asesmen dan ketentuan yang berlaku.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Patar M. H. Silalahi menegaskan pentingnya penanganan narkotika secara terpadu dan berkelanjutan.
Penindakan di wilayah yang terindikasi rawan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba merupakan salah satu upaya untuk mempersempit ruang gerak aktivitas narkotika sekaligus menjaga keamanan lingkungan masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengajak masyarakat berperan aktif dalam membantu pemberantasan narkoba di Palembang dan wilayah Sumatera Selatan.
Masyarakat diharapkan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian atau instansi berwenang apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitarnya.
Menurut upaya pemberantasan narkoba, sinergi antara aparat dan masyarakat perlu diperkuat melalui pencegahan, pengawasan, serta edukasi mengenai bahaya narkotika.
Operasi gabungan di kawasan Boom Baru Palembang berakhir sekitar pukul 15.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Penanganan terhadap delapan orang yang diamankan selanjutnya mengikuti hasil asesmen dan prosedur hukum yang berlaku.(DHO)








