OKI, SRIWIJAYATERKINI.CO – Seorang remaja putri asal Desa Sukapulih, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, yang sempat viral di media sosial karena dilaporkan hilang, akhirnya berhasil ditemukan oleh aparat kepolisian. Korban berinisial NS (14), diketahui merupakan siswi kelas IX salah satu SMP di wilayah tersebut.
Peristiwa hilangnya NS bermula pada Sabtu, 14 Desember 2025, sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, NS berpamitan kepada keluarganya untuk berangkat ke sekolah guna mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasanya.
Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang ke rumah, sehingga membuat pihak keluarga khawatir dan berupaya melakukan pencarian secara mandiri.
Menurut keterangan warga, NS terakhir kali terlihat berada di sekitar gapura selamat datang Desa Sukapulih. Saat itu, korban mengenakan baju berwarna hitam, celana putih, serta hijab coklat.
Informasi tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan grup pesan singkat warga, hingga akhirnya kasus ini menjadi perhatian publik.
Seiring viralnya informasi tersebut, keluarga korban kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Pada Senin malam, orang tua NS secara resmi membuat laporan polisi (LP) di Polsek Pedamaran sebagai dasar hukum untuk melakukan pencarian intensif.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, melalui Kapolsek Pedamaran AKP Ilham Parlindungan, membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil mengungkap kasus orang hilang yang sempat viral tersebut.
“Seorang anak remaja putri di Kecamatan Pedamaran dinyatakan hilang sejak Sabtu, 14 Desember 2025 sekitar pukul 09.00 WIB. Lalu pada keesokan harinya, 15 Desember 2025 sekitar pukul 14.00 WIB, kami mendapatkan informasi terkait keberadaan korban,” ujar AKP Ilham Parlindungan kepada wartawan, Rabu (17/12/2025).
Setelah menerima laporan, Polsek Pedamaran bersama Tim Unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polres OKI langsung bergerak cepat. Polisi melakukan penelusuran terhadap sejumlah lokasi terakhir yang diduga menjadi titik keberadaan korban, termasuk menelusuri jejak komunikasi dan keterangan saksi di lapangan.


