Road to Pelantikan JMSI Sumsel: Media Siber Harus Adaptif dan Bertanggung Jawab di Era AI
PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO — Menjelang pelantikan dan pengukuhan Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Sumsel, organisasi ini terus menguatkan jejaring lewat rangkaian road show.
Salah satunya digelar Jumat, 17 Juli 2025, berupa talk show bersama Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sriwijaya (Unsri).
Ketua JMSI Sumsel Dr Firdaus Komar, S.Pd., M.Si. hadir sebagai narasumber utama, berdialog dengan Ketua Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Unsri Dr. Muhammad Husni Thamrin, M.Si.
Diskusi dipandu Pili Makoni dan mengangkat tema “Adaptasi Media Siber di Era Digital”.
AI untuk Kualitas, Bukan Sekadar Kecepatan
Firdaus Komar menegaskan perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), mengharuskan insan pers beradaptasi. Namun adaptasi itu tidak boleh berhenti pada mengejar kuantitas.
“Penggunaan kecerdasan buatan di kalangan wartawan Indonesia terus meningkat dan kini memasuki fase transisi. AI seharusnya membantu menghasilkan jurnalisme yang lebih berkualitas dan berpihak pada kelompok termarjinalkan, bukan sekadar meningkatkan volume produksi atau keuntungan pemilik media,” ujar Firdaus.
Menurutnya, evolusi AI dan teknologi digital memang membuka peluang luar biasa bagi dunia jurnalistik. Di sisi lain muncul pula tanggung jawab besar.
Tantangan yang kini dihadapi antara lain penyebaran misinformasi yang semakin meluas, dilema etika pada konten generatif AI, tekanan ekonomi pada organisasi berita, hingga isu kompensasi yang adil bagi kerja-kerja jurnalistik. Semua itu ikut berubah akibat proses digitalisasi.
Kampus Antisipasi Lewat Kurikulum
Dari sisi akademik, Dr. Muhammad Husni Thamrin menyebut perguruan tinggi juga harus sigap. Fenomena AI sudah menjadi isu global dan mau tidak mau masuk dalam ruang kuliah.
“Secara akademik kami sangat mengikuti perkembangan teknologi informasi saat ini. Ini bagian dari antisipasi perguruan tinggi. Terkait penggunaan AI, sifatnya hanya membantu, bukan diserahkan semuanya ke AI,” jelas Husni.


