Sekda Edward Candra Tegaskan Sumsel Siap Dukung Ekstensifikasi Sawit Nasional, Potensi Lahan Capai 66 Ribu Hektare

Program tersebut diarahkan untuk mendukung penguatan hilirisasi komoditas pertanian strategis, khususnya kelapa sawit, yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi terbarukan nasional.
Salah satu target besar program ini adalah mendukung pengolahan sekitar 32 juta ton Crude Palm Oil (CPO) menjadi biodiesel dan biofuel. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menargetkan pengembangan areal baru secara nasional seluas 270.000 hektare.
“Untuk memenuhi target nasional seluas 270.000 hektare, kami membutuhkan kolaborasi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, termasuk Sumatera Selatan,” ungkap Iim.
Strategic Advisory PTPN IV Irwan Perangin-Angin menjelaskan, PTPN IV mendapat mandat strategis untuk mendukung pengembangan perkebunan dan industri hilir sawit. Selain mengelola 575.000 hektare perkebunan, PTPN IV juga mendapat mandat mengembangkan 270.000 hektare areal baru.
Program tersebut turut didukung dengan rencana pembangunan 23 unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS), tiga unit pabrik pengolahan inti sawit, serta satu unit pabrik biodiesel.
Untuk memastikan kesiapan lahan di Sumatera Selatan, tim teknis akan segera melakukan ground check di sejumlah lokasi yang telah teridentifikasi.
“Verifikasi lapangan menjadi tahapan penting untuk memastikan lahan yang tersedia benar-benar layak dan memenuhi seluruh persyaratan sesuai aturan yang berlaku,” jelas Irwan.
Dengan potensi lahan yang besar serta pengalaman Sumatera Selatan sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit, program ekstensifikasi ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat kontribusi Sumsel dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Kolaborasi antara Kementerian Pertanian, PTPN IV, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, pemerintah kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat realisasi program tersebut sekaligus menjadikan potensi 66 ribu hektare lahan Sumsel sebagai kekuatan baru bagi pengembangan sawit dan hilirisasi nasional.(YL)














