Tim SAR Cari Bocah Perempuan yang Dilaporkan Hilang Terseret Arus di Sungai Musi Saat Berenang Bersama
Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet Basarnas dan perahu milik masyarakat.
Untuk memaksimalkan upaya pencarian, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran di sisi kanan sungai, sementara SRU kedua melakukan penyisiran di sisi kiri sungai.
Selain itu, tim juga melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang beraktivitas maupun bermukim di sepanjang pesisir Sungai Musi guna membantu pemantauan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan bahwa seluruh unsur SAR Gabungan terus berupaya secara maksimal dalam pencarian korban.
“Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian secara optimal dengan memperhatikan faktor keselamatan personel di lapangan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan sehingga dapat diserahkan kepada pihak keluarga. Kami juga mengajak masyarakat yang berada di sepanjang aliran Sungai Musi untuk segera melaporkan kepada petugas apabila melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Raymond Konstantin.
Kantor SAR Palembang juga mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di perairan, agar selalu mengutamakan keselamatan dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain maupun berenang di sungai.
Kondisi arus sungai yang deras dapat membahayakan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan yang tidak diinginkan.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan maupun ingin melaporkan kondisi kedaruratan dapat menghubungi Basarnas melalui Emergency Call 115 yang siaga melayani masyarakat selama 24 jam.


