Tim SAR Sisir Sungai Ogan Cari Pemuda yang Tenggelam Terseret Arus Saat Berenang

Penyisiran dilakukan secara visual dengan memanfaatkan perahu karet serta perahu milik masyarakat. Petugas memperluas pencarian dengan cakupan area sekitar 5 kilometer persegi.
Meski kondisi sungai menjadi salah satu pertimbangan dalam operasi, Tim SAR Gabungan tetap berupaya menyisir lokasi secara maksimal. Keselamatan personel juga menjadi perhatian selama proses pencarian berlangsung.
Raymond mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika berada di kawasan perairan, terutama saat kondisi arus sungai cukup kuat.
Menurutnya, sungai memiliki karakteristik yang dapat berubah, baik dari sisi arus maupun kedalaman. Karena itu, aktivitas berenang sebaiknya dilakukan di tempat yang memang aman dan telah diperuntukkan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap sungai sebagai tempat yang aman untuk berenang. Kondisi arus dan kedalaman sungai dapat berubah sewaktu-waktu. Utamakan keselamatan dan hindari aktivitas berenang di lokasi yang tidak aman,” ujarnya.
Basarnas mengingatkan masyarakat yang mengalami atau mengetahui keadaan darurat di perairan agar segera meminta bantuan. Laporan kejadian dapat disampaikan melalui Emergency Call Basarnas 115 untuk mendapatkan penanganan pencarian dan pertolongan.(DHO)














