Usai Video Pemukulan Sopir Viral, Pengusaha di Palembang Dijemput Paksa Polisi
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Rekaman video seorang pengusaha di Palembang memukuli pria menggunakan kayu mendadak viral dan menghebohkan media sosial.
Video tersebut memicu berbagai reaksi masyarakat hingga akhirnya polisi bergerak cepat mengusut kasus yang menjadi sorotan publik itu.
Pria yang terekam dalam video tersebut diketahui bernama Junaidi alias Ajun alias AJ (52), Direktur Utama PT Catur Putra Manggala.
Sementara korban adalah Irza Prasetya (IP), seorang sopir yang baru diterima bekerja di perusahaan milik AJ.
Dalam video yang beredar luas, AJ terlihat meluapkan emosinya dengan memukul korban berkali-kali menggunakan kayu di area workshop atau pool perusahaan yang berada di Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB lalu.
Namun setelah videonya viral beberapa hari kemudian, kasus tersebut langsung mendapat perhatian aparat penegak hukum.
Menanggapi viralnya video tersebut, AJ sempat memberikan penjelasan terkait alasan dirinya melakukan tindakan tersebut.
Menurutnya, korban yang baru beberapa waktu bekerja sebagai sopir di perusahaannya diduga membawa kabur satu unit kendaraan operasional perusahaan.
“Yang bersangkutan baru diterima bekerja sebagai sopir. Kami memberikan kepercayaan kepada dia untuk mengoperasikan kendaraan perusahaan. Namun kendaraan itu justru hilang bersama yang bersangkutan,” ujar AJ.
AJ menjelaskan, sebelum kendaraan hilang, korban sempat diberikan uang operasional sebesar Rp600 ribu untuk membeli bahan bakar minyak.
“Dia diberikan uang operasional untuk membeli solar. Setelah itu kendaraan tidak kembali dan keberadaannya tidak diketahui. Kami lalu melakukan pencarian,” katanya.
Kendaraan yang dimaksud merupakan satu unit dump truk Colt Diesel bernomor polisi BG 8907 UA milik PT Catur Putra Manggala.
“Mobil yang diduga dibawa kabur adalah satu unit Colt Diesel BG 8907 UA. Laporan resmi juga sudah kami buat ke Polsek Sukarami,” tegas AJ.
Setelah dilakukan pencarian, kendaraan tersebut akhirnya ditemukan di wilayah Betung, Kabupaten Banyuasin, bersama korban. Akibat kejadian itu, pihak perusahaan mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Tak hanya itu, AJ mengaku memperoleh informasi dari media sosial yang menyebutkan bahwa korban pernah dicari terkait dugaan membawa kabur kendaraan angkutan umum milik warga di Bekasi, Jawa Barat. Namun informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Meski demikian, tindakan pemukulan yang dilakukan AJ justru berujung pada proses hukum. Setelah video penganiayaan tersebut viral, Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Subdit Jatanras Polda Sumsel bergerak cepat melakukan penyelidikan.
Kurang dari 24 jam sejak video beredar luas di media sosial, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku, korban, lokasi kejadian, hingga mengamankan tersangka.


