Datangi SMK Negeri Sumsel, Wakapolda Ingatkan Bahaya Narkoba, Judi Online dan Jeratan Pinjol

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Wakapolda Sumatera Selatan mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, judi online (judol), maupun pinjaman online (pinjol) berisiko. Ketiga ancaman tersebut dinilai dapat merusak masa depan generasi muda jika tidak diantisipasi sejak dini.
Peringatan itu disampaikan Wakapolda Sumsel saat memimpin kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di SMK Negeri Sumsel, Palembang, Senin (2/11/2026). Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan dan pengaruh negatif yang dapat mengancam kehidupan mereka.
Wakapolda menegaskan, pelajar memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Mereka merupakan generasi produktif yang diharapkan mampu menjadi bagian dari terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Karena itu, para siswa diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar dengan melakukan tindakan yang berpotensi merusak kesehatan, pendidikan, maupun masa depan.
Salah satu hal yang menjadi perhatian Wakapolda Sumsel adalah peredaran narkoba yang terus berkembang dengan berbagai modus. Bahkan, para pelajar diminta mewaspadai kemungkinan penyamaran narkotika dalam bentuk produk cair.
Wakapolda mengingatkan agar siswa tidak mudah menerima tawaran mencoba narkoba secara gratis. Mereka juga diminta menolak apabila ada orang tidak dikenal yang meminta bantuan untuk membawa atau menitipkan barang.
Langkah pencegahan harus dimulai dari keberanian untuk menolak, selektif dalam memilih teman, serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang mencurigakan.
Para pelajar juga didorong mengikuti kegiatan positif, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat, sehingga tidak memiliki ruang untuk terlibat dalam aktivitas yang merugikan.
Selain narkoba, Wakapolda Sumsel turut mengingatkan bahaya judi online yang semakin mudah diakses melalui perangkat digital.
Menurutnya, praktik perjudian terkadang dikemas menyerupai permainan biasa dengan sistem poin. Pola tersebut perlu dipahami para pelajar agar tidak terkecoh dan tanpa sadar terlibat dalam aktivitas perjudian.
Iming-iming mendapatkan keuntungan secara cepat juga menjadi hal yang harus diwaspadai. Judi online bukan sekadar persoalan permainan, tetapi dapat menimbulkan kerugian keuangan dan persoalan lain yang berdampak terhadap kehidupan pribadi maupun keluarga.
Ancaman berikutnya adalah pinjaman online atau pinjol. Kemudahan proses pengajuan pinjaman dengan persyaratan sederhana tidak boleh membuat pelajar mengabaikan risiko utang.







