Anggota Satres Narkoba Polrestabes Palembang Ditembak saat Pergoki Aksi Curanmor

“Saya sempat mengelak, lalu mengenai bahu kanan saya,” ujar Hamdi menceritakan detik-detik dirinya terkena tembakan.
Setelah Hamdi mengalami luka tembak, kedua orang yang dicurigai hendak melakukan pencurian kendaraan bermotor tersebut langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, korban mendapat pertolongan warga yang berada di sekitar lokasi. Hamdi kemudian dibawa ke RSUD Bari Palembang sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut.
Kasus penembakan anggota Satres Narkoba Polrestabes Palembang ini menjadi perhatian karena insiden tersebut melibatkan dugaan penggunaan senjata api rakitan saat korban memergoki aktivitas yang dicurigai sebagai aksi curanmor.
Selain mengakibatkan korban mengalami luka tembak, kejadian ini juga menyoroti risiko kejahatan jalanan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat maupun petugas.
Identitas kedua orang yang melarikan diri serta keterlibatan mereka dalam dugaan pencurian kendaraan bermotor masih perlu dipastikan melalui proses penyelidikan kepolisian. Informasi mengenai asal senjata api rakitan dan kronologi lengkap penembakan juga perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor, khususnya saat memarkir sepeda motor di tempat umum. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, warga dapat segera melapor kepada pihak kepolisian dengan tetap mengutamakan keselamatan diri.(DHO)








