Prabumulih Siaga Bencana: Apel Gelar Pasukan Satukan Langkah Hadapi Karhutla dan Kekeringan
Fokus Langkah Mitigasi Strategis
Untuk mengantisipasi lonjakan titik api (hotspot) dan dampak kekeringan, Pemerintah Kota Prabumulih menekankan empat langkah taktis:
Patroli Rutin & Deteksi Dini: Memperluas pemantauan di wilayah-wilayah rawan terbakar.
Edukasi Mendasar: Mengedukasi warga terkait bahaya dan dampak sistemik karhutla.
Penegakan Hukum: Tindakan tegas tanpa kompromi bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Larangan Buka Lahan dengan Api: Mengimbau warga meninggalkan tradisi membakar lahan yang merusak lingkungan, kesehatan, dan roda ekonomi.
Apel siaga ini dihadiri Wakil Wali Kota Franky Nasril, S.Kom., M.M., Ketua DPRD H. Deni Victoria, S.H., M.Si., Kajari Asvera Primadona, S.H., M.H., jajaran Polres, Kodim 0404/Muara Enim, Danyonzipur, Dansubdenpom, Sekda H. Elman, ST., MM., serta jajaran OPD, Camat, dan Lurah se-Kota Prabumulih.(ROY)


