BAZNAS Palembang Kumpulkan Rp12 Miliar, 95 Persen Dana Infak dan Sedekah Sudah Disalurkan

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kota Palembang mulai diperkuat melalui kerja sama resmi antara pemerintah daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Langkah ini diharapkan mampu memperluas manfaat dana umat, khususnya untuk membantu masyarakat kurang mampu.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Palembang dan BAZNAS Kota Palembang, Rabu (5/11/2026).
Kesepakatan ditandatangani langsung Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Ketua BAZNAS Kota Palembang Kgs. M. Ridwan Nawawi.
Kerja sama ini sekaligus memberikan landasan formal bagi kolaborasi yang sebelumnya telah berjalan. Melalui kesepakatan tersebut, penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, serta sedekah di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) diharapkan semakin terkoordinasi dan memberikan dampak lebih luas.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, keberadaan BAZNAS memiliki peran strategis dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, potensi zakat dan infak dari kalangan ASN perlu dikelola secara lebih maksimal.
“Pertumbuhan ekonomi di Palembang cukup menjanjikan. Dengan kehadiran BAZNAS, khususnya di kalangan ASN, optimalisasi penghimpunan maupun distribusi harus terus ditingkatkan. Jika dikelola secara optimal, tentu akan membantu program pemerintah dan kepentingan masyarakat,” ujar Ratu Dewa.
Menurutnya, sinergi pemerintah daerah dengan BAZNAS bukan sekadar berkaitan dengan pengumpulan dana keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Palembang Kgs. M. Ridwan Nawawi mengungkapkan, dana infak dan sedekah yang berhasil dihimpun sejauh ini mencapai Rp12 miliar.
Dari jumlah tersebut, tingkat penyalurannya telah mendekati 95 persen. Dana yang terkumpul dikembalikan kepada masyarakat yang berhak menerima melalui berbagai program, mulai dari pengentasan kemiskinan, bantuan pendidikan, pelayanan kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi umat.






