Bukan Sekadar Piala, 84 Duta Sumsel Bawa Misi Kerukunan ke Pesparawi Nasional di Manokwari
“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras seluruh kontingen. Ingatlah bahwa keikutsertaan kita di ajang nasional ini bukan hanya semata-mata untuk meraih prestasi atau membawa pulang piala. Lebih dari sekadar kompetisi, momentum ini harus menjadi sarana yang kuat untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkuat kerukunan antar umat beragama,” ujar Deva saat membacakan pidato Gubernur.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Taufiq, menitipkan tiga pesan krusial kepada 84 kontingen.
Mengingat jumlah massa yang cukup besar dan perjalanan jauh yang akan ditempuh menuju Manokwari, faktor fisik dan kekompakan menjadi perhatian utama.
“Kakanwil menitipkan tiga hal penting yang wajib dipedomani oleh seluruh peserta. Pertama, jaga kesehatan fisik dan mental karena cuaca dan perjalanan jauh memerlukan kondisi yang prima. Kedua, jaga selalu kekompakan tim serta junjung tinggi sportifitas dalam setiap kategori lomba. Pesan ketiga dan yang paling utama, jagalah nama baik Provinsi Sumatera Selatan,” tegas Taufiq.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sumsel, Bagus Ade Dinata Panjaitan, memberikan kepastian mengenai kualitas dari 84 utusan tersebut.
Menurutnya, jumlah 84 peserta ini tidak dipilih secara sembarangan, melainkan melalui penyaringan yang sangat ketat di tingkat daerah.
“Kontingen tahun ini diperkuat oleh peserta-peserta terbaik yang merupakan hasil seleksi ketat dari seluruh kabupaten dan kota di Sumsel. Kami telah melalui proses latihan yang panjang dan intensif demi memberikan yang terbaik bagi daerah,” ungkap Bagus.


