Dorong Inklusi Keuangan, OJK Bersama Pemprov Sumsel Lepas Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam
“Dengan kualitas yang terjaga dan proses sertifikasi yang optimal, komoditas unggulan Sumatera Selatan akan semakin kompetitif, terpercaya, dan mampu memperluas penetrasi di pasar global,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menciptakan 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
“Kami berharap semakin banyak generasi muda yang mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tambah, menembus pasar global, serta membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menciptakan 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan yang produktif, kreatif, dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain seremoni pelepasan ekspor, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat Phytosanitary sebagai dokumen kelayakan ekspor komoditas pertanian, penyerahan dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), penyerahan Kartu Sultan Muda.
Sebagai simbol penguatan identitas dan dukungan strategis bagi pengusaha muda Sumatera Selatan dalam memperluas akses usaha, jejaring, dan pasar, serta penyerahan simbolis dukungan inklusi keuangan dari Industri Jasa Keuangan sebagai wujud nyata sinergi dalam memperluas akses keuangan produktif.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan dukungan sektor jasa keuangan terhadap akselerasi ekspor dan penguatan sektor riil di Sumatera Selatan, antara lain melalui dukungan pembiayaan kepada komoditas unggulan dengan outstanding mencapai Rp869,29 miliar, fasilitas Letter of Credit (L/C) ekspor sebesar USD209.723, serta komitmen dukungan berkelanjutan dari Industri Jasa Keuangan.


