Dua Pelaku Curanmor yang Tembak Anggota Polrestabes Palembang Dihadiahi Timah Panas

Teguran tersebut memicu ketegangan. Salah satu pria yang masih berada di atas sepeda motor disebut mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan ke udara.
Merasa terancam, Hamdi kemudian mengeluarkan senjata api miliknya dan melepaskan tembakan ke arah bawah.
Situasi semakin berbahaya ketika salah satu pria kembali mengarahkan senjatanya ke kepala korban. Hamdi berusaha menghindar, tetapi tembakan mengenai bahu kanannya.
“Saya merasa terancam, lalu saya mengeluarkan senjata api saya dan menembak ke arah bawah. Tetapi, salah satu pelaku mengarahkan pistolnya ke arah kepala saya. Saya sempat mengelak, lalu mengenai bahu kanan saya,” ungkap Hamdi saat memberikan keterangan ketika menjalani perawatan.
Setelah terkena tembakan, Hamdi mendapatkan pertolongan medis. Warga sempat membawanya ke RS Bari Palembang sebelum menjalani perawatan lanjutan di RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
Sementara itu, kedua pria yang terlibat dalam insiden tersebut melarikan diri dari lokasi kejadian. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap keduanya di Desa Campang Tiga.
Penangkapan Sarnubi dan Boby menjadi perkembangan terbaru dalam penanganan kasus penembakan anggota Satres Narkoba Polrestabes Palembang tersebut.
Penyidik masih mendalami motif penembakan, asal-usul senjata api yang digunakan, serta peran masing-masing pria dalam peristiwa tersebut. Polisi juga mendalami dugaan rencana pencurian sepeda motor yang menjadi awal mula insiden di depan Apotek Adisyah Farma.(DHO)








