Energi Baru dari PEP Zona 4, Sumur LBK-030 di Muara Enim Berpotensi Produksi 3.073 BOPD
Usai keberhasilan pengembangan sumur LBK-030, PEP Zona 4 akan mengobservasi produksi sumur serta melakukan pressure build Up (PBU) test untuk memastikan kemenerusan reservoir dalam rangka pengembangan lapangan selanjutnya.
Setidaknya ada dua sumur lain di sekitar LBK-030 yang akan dikembangkan di tahun ini, yaitu LKT-02 pada Mei 2026 dan LKT-23 pada Q3 2026.
“Keberhasilan pengembangan sumur LBK-030 tidak membuat kami berpuas diri. PEP Zona 4 akan terus melanjutkan upaya pengembangan dan optimasi produksi secara berkelanjutan,” ucap Senior Manager Subsurface Development and Planning Reza Nur Ardianto.
Pencapaian ini juga tak terlepas dari dukungan masyarakat dan para pemangku kepentingan. Dukungan disampaikan masyarakat dan pemerintah desa dalam sosialisasi pengeboran yang dilakukan tim Relations PHR Zona 4 pada 3 Maret 2026. Tajak sumur dimulai pada 7 April 2026 dan komplesi selesai pada 11 Mei 2026.
Sebelumnya, PEP Zona 4 juga berhasil mengembangkan sumur TMB-028 di Struktur Tanjung Miring Barat milik PEP Limau Field di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Initial flow test pada 23 April 2026 menunjukkan kapasitas produksi sumur TMB-028 mencapai 369 BOPD. Pencapaian itu akan ditindaklanjuti dengan pengeboran dua sumur pengembangan di Tanjung Miring Barat pada 2027.
Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4
PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.


