Hadiri Panen Raya Jagung di OKU Selatan, Wagub Sumsel Cik Ujang: Bukti Nyata Semangat Para Petani
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang mengatakan panen raya jagung tersebut menjadi bukti nyata semangat para petani di OKU Selatan dan Sumsel dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
“Panen raya jagung ini menjadi bukti nyata semangat petani di OKU Selatan dan Sumsel, serta dukungan pemerintah, Polda Sumsel, pemerintah kabupaten, dan pihak swasta. Terima kasih kepada Kapolda Sumsel atas upaya peningkatan produksi jagung di Sumsel,” katanya.
Menurut Cik Ujang, Sumsel memiliki sumber daya alam yang sangat mendukung pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.
“Sumber daya alam Sumsel dan dukungan teknologi memiliki potensi besar untuk pengembangan jagung di seluruh wilayah Sumsel. Apa saja yang kita tanam pasti tumbuh, tergantung kesungguhan petani yang didampingi para pemangku kepentingan agar kelompok tani semakin maju,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Pertanian, produksi kumulatif jagung Sumsel periode Januari–Juni 2026 diperkirakan mencapai 124.901 ton jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen atau meningkat 6.345 ton dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Sementara itu, produksi jagung pipilan kering kadar air 28 persen mencapai 168.956 ton. Luas panen jagung Sumsel tercatat 18.906 hektare dengan produktivitas rata-rata 66,06 kuintal per hektare.
Kabupaten OKU Selatan menjadi daerah dengan produktivitas tertinggi, yakni mencapai 70,52 kuintal per hektare, disusul OKU Timur sebesar 64,74 kuintal per hektare dan Banyuasin sebesar 60,96 kuintal per hektare.


