Jangan Asal Tilang! Wakapolda Sumsel Tegaskan Operasi Patuh Musi 2026 Kedepankan Edukasi Humanis

Apel gelar pasukan tersebut turut dihadiri pejabat utama Polda Sumsel dan perwakilan sejumlah instansi, di antaranya Pomdam II/Sriwijaya, Satpomau, Denpom Lanal Palembang, BPTD Kelas I Sumsel, Dinas Perhubungan Sumatera Selatan, Satpol PP Sumsel, Bapenda Sumsel, serta PT Jasa Raharja Cabang Sumsel.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Keselamatan berkendara dinilai membutuhkan dukungan bersama, mulai dari aparat penegak hukum hingga instansi yang memiliki kewenangan di bidang transportasi dan pelayanan masyarakat.
Melalui kerja sama lintas sektoral, pengawasan lalu lintas diharapkan berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong masyarakat semakin disiplin dalam mematuhi ketentuan berkendara.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., juga mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan operasi dengan membiasakan perilaku tertib berlalu lintas dalam aktivitas sehari-hari.
“Polda Sumsel mengajak segenap elemen masyarakat menjadikan tertib berlalu lintas sebagai cerminan budaya bangsa yang maju dan beradab. Polri senantiasa hadir memberikan pengayoman dan pelayanan terbaik demi menjaga keselamatan generasi bangsa di jalan raya,” tutur Nandang.
Keselamatan Jadi Prioritas Pengendara
Operasi Patuh Musi 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengevaluasi kebiasaan berkendara, termasuk penggunaan perlengkapan keselamatan, kepatuhan terhadap rambu, serta kedisiplinan mengikuti aturan di jalan raya.
Pengendara diimbau tidak menggunakan ponsel saat mengemudi, tidak melawan arus, mematuhi lampu lalu lintas, serta memastikan helm dan sabuk pengaman digunakan sesuai ketentuan.
Polda Sumsel berharap pelaksanaan operasi selama 14 hari tersebut dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan risiko kecelakaan dan fatalitas korban di wilayah Sumatera Selatan.
Dengan mengutamakan edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum yang profesional, Operasi Patuh Musi 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan penertiban semata, tetapi mampu menumbuhkan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.(DHO)








